Selama pandemic,
saya banyak menghabiskan waktu menonton video-video di youtube. Chanel National
Geographic menjadi salah satu favorit saya. Chanel yang banyak berisi tentang
kehidupan satwa di alam liar dan melihat bagaimana rantai makanan bekerja
dengan sesungguhnya.
Aksi
kejar-kejaran antara singa dan rusa menjadi pemuas indra penglihatan saya. Singa
lebih sering saya lihat berhasil menerkam rusa dibanding rusa berhasil
meloloskan diri dari si raja hutan. Lalu saya perhatikan kaki-kaki rusa lebih
cepat bergerak dibanding kaki singa, di situ membuat saya bingung. Akhirnya
saya googling dan berhasil menemukan fakta bahwa sebenarnya rusa lebih cepat
berlari daripada singa. Kemudian apa penyebab rusa kalah saat meyelamatkan diri
dari singa?
Faktor umur?
Hmm.
Ternyata
faktor yang membuat rusa mudah diterkam singa karena si rusa sering menoleh ke
belakang saat berlari menghindari singa. Hal itu membuat rusa merasa singa
semakin dekat dengannya dan akhirnya benar-benar dekat sehingga singa bisa
menerkam rusa. Hmm, bukannya kalo udah dekat tuh bisa jadian ya? Ohh tidak
seperti itu konsepnya, Mukhlis. Lagipula banyak juga yang udah deket, tetapi
gak jadian, hehe. Hush! Ngelantur aja nih.
Kejadian di
atas bisa dicerminkan dalam kehidupan. Banyak dari kita yang masih suka menoleh
ke belakang saat sedang fokus menekuni sesuatu, mengingat kegagalan di masa
lalu yang semestinya tidak perlu kamu ingat. Memang gak mudah untuk
melupakannya, tetapi kalo kamu terus menoleh, jadinya kamu tidak pernah fokus
untuk berlari, hanya fokus untuk menoleh.
Saat kamu berlari,
teruslah berlari, jangan coba untuk menoleh ke belakang. Fokus dengan apa yang
kamu lihat, bukan apa yang mau kamu lihat. Sebab banyak kegagalan tercipta
karena hal-hal yang tidak perlu kita pikirkan jadi ikut dipikirkan, membuat beban
kerja otak kita bertambah.
Rusa juga tidak
menyadari bahwa larinya lebih cepat daripada singa, sebab dia tidak fokus untuk
memaksimalkan kemampuannya. Manusia juga sama, terkadang tidak sadar mempunyai
kelebihan karena dihantui rasa cemas yang berlebihan. Mulai sekarang, ubah rasa
cemas itu menjadi rasa puas. Puas karena kamu bisa bertahan sampai di titik
ini, puas karena sebenarnya kamu itu hebat lebih dari apa yang kamu tahu.
Maka, jangan
pernah lelah berlari dan selalu melihat ke depan, rusa!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar