Terpental dalam KBBI; terpelanting
jauh.
Dalam versi umum; berpindah
posisi dari titik sat uke titik satunya dalam jarak yang berbeda. Penyebabnya karena
ada momentum yang membuat kita berpindah posisi lalu begitu saja penjelasannya,
lengkapnya saya belum tau.
Saya sedang membersihkan kamar,
karena sudah sumpek untuk dilihat, tetapi frekuensi aktivitasnya lebih lama
bengong daripada bersih-bersihnya. Terutama saat menemui barang-barang yang harusnya
saya buang, tetapi masih menumpuk rapih di dalam lemari. Akibat menemukan
barang-barang itu saya jadi terpental, tetapi posisi saya tidak berpindah ke
mana-mana, karena yang berpindah bukan tubuh saya, melainkan ingatan saya.
Tiket-tiket bioskop XXI saya
jejerkan di depan saya. Sebagian masih jelas tertulis judul film dan lokasi bioskop,
ada juga yang sudah pudar. Saya punya kebiasaan menulis di belakang tiketnya
dengan siapa saya menonton film tersebut. Jadi kalo saya balik tiketnya, saya bisa
terpental ke momen yang terjadi waktu itu. Mengingat-ingat setelah nonton
ngapain lagi, atau sebelum nonton saya jemput di mana, izin sama orang tuanya
atau ketemuan langsung di tempat. Salah satunya tiket nonton bioskop yang sudah
agak pudar, tapi judul filmnya terbaca; Soekarno. Sebelum film dimulai, semua
penonton disuruh berdiri untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya. Alhamdulillah, cuma
saya dan partner yang berdiri dan menyanyikannya dengan lantang.
Beberapa surat dari zaman SMP
sampai SMK saya temukan, ada surat cinta dari lawan jenis maupun sejenis dan
beberapa tulisan saya di file sewaktu SMK. Baca tulisan saya tempo dulu aja
bikin bengong, dibaca sampai habis terus mikir ini tulisan kenapa bisa dibuat, gamungkin
ada api kalo gak ada fire-kan?
Mungkin karena sifat saya yang
masih suka menumpuk barang dan menyayangkan untuk dibuang. Maka, kamar bisa terlihat sumpek begini. Orangnya
sayangan banget saya tuh, beli baju baru aja bisa 1 tahun kemudian dipakai. Hal
yang gak bagus dilakuin sebenernya, soalnya jadi numpuk di lemari. Masih banyak
barang lainnya yang menumpuk di kamar. Padahal sebagian sudah pernah dibuang
waktu lampau tetapi, kenapa masih keliatan sumpek aja ya?
Akhirnya sudah terpilah; barang-barang
yang harus dibuang agar tidak memenuhi isi kamar. Sebenarnya prinsip kamar rapih
serupa sama pikiran yang jernih; singkirkan hal-hal gak penting yang bikin
memungsingkan kepala, lalu tata dengan teratur apa yang perlu kita simpan. Jika
ada orang yang masuk lalu meninggalkan sampah, segera buang jangan pernah tertumpuk
di sana. Dan yang penting, kamar harus wangi, jangan tidak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar